hari ini sekolahku mengadakan workshop untuk career day, sekolah mengundang sekitar 7 orang fasilitator untuk mengisi acara ini ada yang bekerja di Aqua, menjadi seorang editor google dll.
acara dibagi menjadi 7 kelas dan aku memilih kelas human & social development. fasilitator yang mengisi kelas saya bernama Ditto Santoso yang sudah lama malang melintang pada lembaga-lembaga LSM. hari ini topik workshop adalah Berbagi Pengalaman di Bidang Pembangunan Sosial. dalam workshop ini mas Ditto mengatakan kita untuk bekarya di rana pembangunan sosial dan kemanusiaan perlu membutuhkan:
1. Career Vision
2. Passion
3. Competence
4. Network
banyak bidang yang berjalan di pembnangunan sosial, seperti:
1. Philanthrophy - orang yang ingin berbuat kebajikan
2. Relief - melepaskan beban seperti membantu orang-orang yang tertimpa bencana
3. Development
4. Advocacy - perubahan kebijakan publik, seperti saat kebijakan tidak sesuai dengan masyarakat maka akan diusahakan untuk menyamakan kebijakan dengan masyarakat.
untuk bekerja dalam bidang pembangunan sosial yang selalu bertemu dengan banyak orang sebenarnya tidak diperlukan spesifik jurusan tetapi dilihat dari pekerjaannya fakultas sosiology dan antropology membuat kita lebih mudah dalam melakukan pekerjaan sosial seperti ini.
menurut mas Ditto sendiri yang dulunya mengatakan cita-citanya selalu berubah dari SD,SMP dan SMA, dia memiliki satu cita-cita yang sama yaitu menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. menurut beliau juga, untuk mendapatkan keahlian seperti pekerjaan sosial di masyarakat yang terpenting dari sekarang adalah kita sebagai seorang pelajar adalah berorganisasi dan memperbanyak pengalaman. Beliau bercerita bahwa dia dapat menjadi seperti ini karena pengalamannya yang selalu berorganisasi dan mendapatkan pengalaman diluar sekolah.
dalam acara workshop ini juga membahas tentang LSM dan NGO (Non-Government Organisation). LSM sendiri dibuat saat terjadi suatu masalah dan bertujuan untuk memecahkan masalah tersebut yang mungkin agak lamban dan susah di selesaikan pemerintah. Dana LSM sendiri dapat diperoleh dari donor, filatropis, perusahaan atau dari modal diri sendiri. untuk mendaparkan donor dll LSM dapat menjual proposal kepada perusahaan-perusahaan yang menurut mereka dapat membantu kegiatan LSM dengan baik.
Pekerjaan sosial tetap ada yang menghasilkan profil. profit ini didapat tidak hanya untuk bisnis tetapi juga untuk kegiatan sosial. untuk melakukan pendekatan masyarakat sendiri kita tidak perlu membedakan non-profit dan profit..
sepertinya itu dahulu yang dapat saya sampaikan kali ini dalam postingan saya di career day siang ini.bye-bye!
acara dibagi menjadi 7 kelas dan aku memilih kelas human & social development. fasilitator yang mengisi kelas saya bernama Ditto Santoso yang sudah lama malang melintang pada lembaga-lembaga LSM. hari ini topik workshop adalah Berbagi Pengalaman di Bidang Pembangunan Sosial. dalam workshop ini mas Ditto mengatakan kita untuk bekarya di rana pembangunan sosial dan kemanusiaan perlu membutuhkan:
1. Career Vision
2. Passion
3. Competence
4. Network
banyak bidang yang berjalan di pembnangunan sosial, seperti:
1. Philanthrophy - orang yang ingin berbuat kebajikan
2. Relief - melepaskan beban seperti membantu orang-orang yang tertimpa bencana
3. Development
4. Advocacy - perubahan kebijakan publik, seperti saat kebijakan tidak sesuai dengan masyarakat maka akan diusahakan untuk menyamakan kebijakan dengan masyarakat.
untuk bekerja dalam bidang pembangunan sosial yang selalu bertemu dengan banyak orang sebenarnya tidak diperlukan spesifik jurusan tetapi dilihat dari pekerjaannya fakultas sosiology dan antropology membuat kita lebih mudah dalam melakukan pekerjaan sosial seperti ini.
menurut mas Ditto sendiri yang dulunya mengatakan cita-citanya selalu berubah dari SD,SMP dan SMA, dia memiliki satu cita-cita yang sama yaitu menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. menurut beliau juga, untuk mendapatkan keahlian seperti pekerjaan sosial di masyarakat yang terpenting dari sekarang adalah kita sebagai seorang pelajar adalah berorganisasi dan memperbanyak pengalaman. Beliau bercerita bahwa dia dapat menjadi seperti ini karena pengalamannya yang selalu berorganisasi dan mendapatkan pengalaman diluar sekolah.
dalam acara workshop ini juga membahas tentang LSM dan NGO (Non-Government Organisation). LSM sendiri dibuat saat terjadi suatu masalah dan bertujuan untuk memecahkan masalah tersebut yang mungkin agak lamban dan susah di selesaikan pemerintah. Dana LSM sendiri dapat diperoleh dari donor, filatropis, perusahaan atau dari modal diri sendiri. untuk mendaparkan donor dll LSM dapat menjual proposal kepada perusahaan-perusahaan yang menurut mereka dapat membantu kegiatan LSM dengan baik.
Pekerjaan sosial tetap ada yang menghasilkan profil. profit ini didapat tidak hanya untuk bisnis tetapi juga untuk kegiatan sosial. untuk melakukan pendekatan masyarakat sendiri kita tidak perlu membedakan non-profit dan profit..
sepertinya itu dahulu yang dapat saya sampaikan kali ini dalam postingan saya di career day siang ini.bye-bye!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar