I'm Gita Rahmadia, 16 years old Purworejo (central java) - Bogor (west Java), Sampoerna Academy

Jumat, 08 Maret 2013

CINTA?



CINTA? Pada jaman sekarang ini cinta sangat banyak memiliki arti, tergantung usia, kebutuhan dan bahkan kepercayaan. Dimata seorang anak kecili cinta adalah saat dia menyayangi sesuatu atau seseorang, berusaha memilikinya tanpa berpikir panjang seperti saat seorang anak kecil mencintai sebuah boneka, tetapi mereka memiliki cinta yang naluriah sejak bayi seperti dia mencintai ibu dan ayahnya.
                Untuk seorang remaja yang sedang dalam tahap tumbuh dewasa dan masih mengalami pencarian jati diri, cinta mungkin dimata mereka adalah perasaan dimana seseorang menyukai suatu hal entah itu harus dimiliki atau tidak, lawan jenis, atau pun hanya benda biasa. Banyak dari mereka memilih arti cinta untuk memiliki suatu hubungan dengan lawan jenisnya, tapi tak banyak juga mereka memilih arti cinta sebagai sesuatdu hal yang sangat mereka harapkan dan banggakan.
                Untuk arti cinta bagi seorang yang sudah dewasa bahkan tua, arti cinta menjadi berubah, berubah menjadi perasaan untuk menjaga sesuatu yang telah dia punya dan bagaimana dia mempertahankan semua itu sampai di akhir hayatnya. Tetapi, banyak dari mereka masih mengartikan cinta sebagai suatu yang dia banggakan dan diinginkan. Contoh dari cinta ini adalah, cinta terhadap keluarga, pekerjaan dan hibup merekas.
                Apakah kita akan tetap hidup walau tanpa cinta? Apakah kita dapat membayangkan jika di dunia ini tanpa ada cinta? Diri kita tak memiliki cinta? Jawabannya tidak, kita semua memiliki cinta, dari seorang bayi yang baru saja lahir sampai seorang yang akan meninggal di umur tuanya, dari seorang yang paling miskin sampai orang paling kaya, dari seorang yang paling jelek sampai orang yang paling cantik ataupun tanpan, entah mereka masih mengenyam bangku pendidikan, bekerja ataupun hanya seorang pengangguran yang tidak memiliki penghasilan sedikitpun pasti memiliki perasaan yang dimana dalam kasus ini disebut ‘’CINTA” dan mereka membutuhkannya untuk tetap ada dan bahagia hidup didunia.
                Kita tidak dapat hidup tanpa cinta? Mungkin agak risih mendengarnya, tapi lihatlah dalam hidup dan diri kita, semua berlandaskan cinta entah cinta itu untuk diri sendiri ataupun orang lain. Bayangkan jika tidak ada cinta? Apakah kita akan sebahagia ini menjalani hidup kita, tanpa ada perasaan cinta terhadap keluarga, diri kita, teman-teman, dan benda-benda yang ada dalam hidup kita? Jika semua itu terjadi, memang kita tidak akan langsung mati, tetapi kematian datang lebih cepat, kita tidak akan melakukan interaksi kepada siapapun, mengalami apa yang dimiliki seorang manusia sebenarnya. Karena cinta sendiri membuat kita berinteraksi kepada suatu yang ada disekililing kita, dan menghargai apa yang ada dan yang akan datang.
                Cinta sangat hebat datang di dalam diri semua orang dan makhluk hidup di dunia ini, tetapi Tuhan lebih hebat dari semua itu, karena Tuhan lah yang membuat semua yang ada di dunbia ini ada dan dapat membuat makhluk-makhluknya merasakan indahnya cinta. Mencintai Tuhan adalah suatu hal yang sangat harus dilakukan, melihat semua yang telah Dia berikan kepada kita, pemberian yang tak terkira.
                Lebih dari cinta, kita memiliki iman yang dapat mengendalikan semua cinta dan harapan yang ada di diri kita. Iman membuat semua cinta dan harapan menjadi lebih indah dan tepat sesuai kadar keimanan kita. Iman yang lemah dapat mebuat penyalah gunaan cinta dan harapan, seperti jika kita memiliki iman yang lemah kita mencintai seseorang dengan cara yang salah dan tak seharusnya dan harapan untuk memiliki dirinya seutuhnya pun akan runtuh hanya karna iman kita lemah karena iman mengendalikan semua itu. Untuk mendapat iman yang kuat, mulai lah mencintai Tuhan dan diri kita sendiri dengan baik, mengerti apa yang seharusnya kita jaga dan apa yang bisa kita dapatkan dengan diri kita yang seperti ini.
                Walaupun cinta dibawah dari iman, tapi cinta memimpin kasih sayang, rindu dan kasmaran. Kenapa? Karena cinta lah itu semua itu ada dan kita merasakannya, bagaimana tidak kasih sayang berawal dari cinta, rindu dan kasmaran dampak dari rasa cinta dan sayang itu sendiri. Tanpa ada cinta, kata kasih sayang, rindu dan kasmaran menjadi suatu kebohongan semata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar